“Aku nampak mayat-mayat wanita bergelimpangan dalam rumah mereka dengan kain yang dipakai mereka sudah terangkat ke paras pinggang, dengan kaki yang terkangkang. Mayat-mayat lelaki diatur di jalanan, anak-anak kecil yang disembelih. Ada mayat ibu yang mengandung sudah terburai perutnya, matanya terbelalak, riak mukanya tampak ketakutan yang amat sangat. Mayat-mayat bayi dan anak kecil yang sudah ditikam dan dicincang-cincang bertaburan di tempat buangan sampah.”

Helen memandang Dr. Heba dengan mata yang tak berkelip. Lama. Gulp! Bulu romanya jadi meremang serta-merta.

“Itu surat seorang wartawan Amerika, Janet kepada suaminya.”

Helen membetulkan letak kakinya yang terasa lenguh. Teh pudina yang terhidang sudah hilang suamnya ditenung. Tangannya jadi hilang kudrat untuk mencapai tangkai cawan dengan cerita Dr. Heba.

“Bukan saya tak tahu… tapi saya pelik kenapa semua orang tak sedar.”

~to be continued~

🙂 Need to do point 7th, taking a long ‘breath‘ and stretching out. I think.

Don’t forget 15th May. It’s the source of most problems we’re facing in the world today.😦